Allah Maha Pengampun Dan Penerima Taubat

0 Comments

  • “Hai hamba-hamba Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar : 53 )
    • Tidakkah Firman Allah ini dapat melapangkan hati, menghilangkan keresahan dan menghapuskan kegundahan Anda.
    • Kelihatan bahwa Allah sengaja menyapa manusia dengan kalimat “Wahai hamba-hamba-Ku.”
    • Adapun tujuannya, tak lain adalah menyatukan hati para hamba-Nya dan menyatukan perasaan mereka agar mendengar ayat tersebut dengan baik.
    • Setelah itu, terlihat bahwa Dia mengkhususkan firman-Nya itu untuk orang-orang yang melampaui batas.
    • Itu dilakukan Allah karena mereka merupakan golongan manusia yang paling banyak melakukan dosa dan kesalahan.
    • Jadi, bagaimana dengan kita yang tentu saja juga sering melakukan dosa dan kesalahan ?
    • Dalam alat tersebut, Allah juga melarang hamba-Nya berputus asa dalam memohon ampunan dari Allah.
    • Allah mengabarkan pula bahwa Dia akan mengampuni siapa saja yang bertaubat kepada-Nya, baik dari dosa-dosa kecil maupun yang besar.
    • Tidakkah Anda merasa gembira dan bahagia ddengan firman Allah s.w.t

     

  • “Dan, (juga) orang –orang yang melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa –dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada dari Allah ? Dan mereka tidak menuruskan perbuatan keji itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali ‘Imron :135)

     

  • “Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu ( dosa-dosamu ) yang kecil dan Kami masukkan kamu ketempat yang mulia (surga).” ( QS. An-Nisa’ : 31 )

     

  • ” Sesungguhnya jika mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Yang Maha penerima taubat dan Penyayang.” (QS. An-Nisa’ : 64)

     

  • ” Dan, sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal salih, kemudian tetap dijalan yang benar.” ( QS. Thaha : 82 )

     

  • Tatkala Musa membunuh seseorang maka dia berkata : ” Hai Rabb-ku ampunilah aku, maka Dia akan mengampuninya.” (QS.Al-Qashash : 16 )

     

  • Juga Firmah Allah yang menjelaskan tentang Nabi Daud, setelah bertaubat dan Allah mengampuninya, ” Kami ampuni baginya kesalahannya itu, Dan sesungguhnya, dia mempunyai kedudukan yang sangat dekat Pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.” ( QS. Shad : 25 )

     

Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengasih dan Maha Mulia, Bagaimana tidak Dia masih menawarkan rahmat dan maghfirah-Nya kepada orang-orang yang meyakini 3 tuhan ( trinity ). Firman Allah tentang mereka :

 

  • ” Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan : ” Bahwasanya Allah adalah satu dari yang tiga,” Padahal sekali-kali tidak ada Allah selain dari Allah yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu pasti orang yang khafir diantara mereka akan ditimpa azab yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan mohon ampun kepada –Nya ? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ma’idah : 73-74 )

     

  • Dalam sebuah Hadits Sahih Rasulullah bersabda : ” Allah yang Maha Tinggi berfirman : Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu berdoa kepada-Ku dan mengharapkan-Ku, maka aku akan mengampunimu atas semua dosa yang kamu lakukan, dan Aku tidak peduli, wahai anak Adam andaikan dosa-dosamu itu sampai kepuncak langit kemudian kamu meminta ampunan kepada-Ku niscaya Aku ampuni dan Aku tidak peduli, Wahai anak Adam, seandainya kamu datang kepada-Ku dengan dosa yang besarnya seisi bumi seluruhnya, kemudian datang menemui-Ku dan tidak menyekutukan Aku dengan yang lain niscaya Aku akan datang kepadamu dengan ampunan yang besarnya seisi bumi seluruhnya.”

     

  • Dalam sebuah Hadits Sahih yang lainnya Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada malam hari biar orang-orang yang melakukan dosa pada siang hari bertaubat, Dia membentangkan tangan-Nya disiang hari agar orang-orang yang melakukan dosa pada malam hari bertaubat, hingga nanti matahari terbit dari arah barat.”

     

  • Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan : ” Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian melakukan dosa di malam hari, sedangkan aku mengampuni semua dosa. Maka, mintalah kalian semua ampunan kepada-Ku, niscaya aku akan mengampuni kalian.”

 

  • Dalam sebuah hadits sahih lainnya disebutkan : Demi Dzat yang jiwa-Ku ada di tangan-Nya. Seandainya kalian tidak melakukan dosa, niscaya Allah akan menghilangkan kalian dan akan mendatangkan kaum yang lain yang melakukan dosa-dosa, namun memohon ampun kepada Allah, yang kemudian Dia akan mengampuni mereka.”

     

  • Juga disebutkan dalam hadits sahih yang lain : ” Kalian semua adalah orang-orang yang sering melakukan kesalahan dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat.”

     

  • Pada kesempatan yang lain juga Rasulullah bersabda : ” Allah lebih gembira dengan taubat seorang hamba-Nya diantara kalian, yang berada diatas kendaraannya yang telah tersedia makanan dan minuman. Kemudian kendarannya itu hilang di padang pasir. Ia mencarinya kesana-kemari hingga putus asa, dan ia pun tertidur. Pada saat terbangun, kendaraannya tersebut sudah ada didekat kepalannya, Kemudian ia berkata, Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Rabb-Mu, ia salah mengucapkan karena terlalu gembiranya.”

     

  • Dalam riwayat shahih yang lain Rasulullah bersabda : ” Sesungguhnya seorang hamba yang melakukan dosa kemudian ia mengucapkan, Ya Allah, ampunilah dosaku, sesungguhnya tidak ada yang bisa memberi ampunan terhadap dosa-dosa kecuali Engkau, kemudian ia kembali melakukan dosa, dan setelah itu berdosa kembali : Ya, Allah, ampunilah dosaku, sesungguhnya tidak ada yang mampu memberikan ampunan terhadap dosa-dosa kecuali Engkau.”

     

  • Allah berfirman : “Hamba-Ku tahu bahwa ia memiliki Rabb yang bisa menjatuhkan siksa atas dosa yang dilakukannya dan bisa pula memberikan ampunan terhadap dosa itu. Maka hamba-Ku pun melakukan semuanya.”

Kesimpulannya : Selama hamba itu bertaubat, meminta ampunan dan menyesali perbuatannya maka Allah akan mengampuninya.

Wallahu’alam